- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
Jakarta, VIVA – Pelatih Timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan bahwa staf pelatih telah melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan para calon lawan di fase grup Piala Asia Futsal 2026. Meski demikian, pelatih asal Spanyol itu juga mengakui bahwa skuad Garuda masih minim pengalaman bersaing di level kontinental Asia.
Dalam jumpa pers yang digelar di Indonesia Arena, Jakarta, Senin, Souto menyebut setiap tim di grup memiliki karakter dan kualitas berbeda, sehingga Indonesia harus tampil dengan persiapan yang sangat matang.
“Kami menganalisis mereka dengan sangat detail. Kirgistan mengalami perkembangan yang sangat pesat dalam satu tahun terakhir. Mereka sering melakukan pemusatan latihan dan pertandingan di Eropa, serta memiliki fondasi yang kuat sejak era Juiz Bernat hingga dilanjutkan oleh pelatih Djetibaev,” ujar Souto dilansir dari Antara.
Di bawah asuhan Coach Djetibaev, Kirgistan menunjukkan performa impresif dan berhasil keluar sebagai juara grup pada babak kualifikasi Piala Asia Futsal 2026.
Selain Kirgistan, Irak juga menjadi lawan yang patut diwaspadai. Tim tersebut menutup kualifikasi dengan status juara Grup F.
“Irak juga menjadi juara grup. Saya rasa tidak perlu banyak membahas pelatih mereka, karena semua orang sudah mengetahui rekam jejak kariernya di Brasil, seperti di Foz do Cataratas dan Marreco. Selain itu ada Paulo Fernandez, pelatih asal Portugal dengan perjalanan karier yang sangat baik, pernah melatih Benfica dan Sporting,” jelas Souto.
Souto juga menyoroti Korea Selatan sebagai tim dengan konsistensi pertahanan yang sangat baik. Ia menyinggung performa tim tersebut dalam beberapa laga terakhir di bawah arahan pelatih Pablo Fernandez.
“Dalam empat pertandingan terakhir mereka hanya kebobolan dua gol. Mereka imbang melawan Thailand dan bisa mengalahkan Bahrain,” ungkapnya.
Di sisi lain, Hector Souto secara terbuka mengakui bahwa Indonesia belum memiliki banyak pengalaman melangkah jauh di kompetisi futsal Asia, berbeda dengan para pesaing di fase grup.
“Sejujurnya, di Asia Indonesia belum berjalan. Kami punya pengalaman di Asia Tenggara, tetapi bukan di Asia,” katanya.
https://www.viva.co.id/bola/1876246-timnas-futsal-indonesia-hadapi-tantangan-berat-di-piala-asia-2026-hector-souto-lawan-sudah-kami-analisis-detail
Comments
0 comment