- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- dewaunited.com
VIVA – Duel Bhayangkara Presisi Indonesia FC melawan Dewa United di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin 5 Januari 2026 diwarnai insiden kartu merah yang melibatkan pemain berlabel Timnas Indonesia, Rafael Struick.
Struick menjadi sorotan setelah aksinya memicu keributan di lapangan, membuat Dewa United harus menyelesaikan laga dengan 10 pemain.
Pertandingan Bhayangkara melawan Dewa United berlangsung ketat sejak awal. Tim tuan rumah berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-43 melalui sundulan Fareed Sadat yang memanfaatkan umpan Moises. Gol tersebut membawa Bhayangkara unggul 1-0 hingga turun minum.
Pemain Bhayangkara FC, Ilija Spasojevic
Photo :- ILeague
Situasi sempat berpihak pada Dewa United di awal babak kedua. Bhayangkara harus bermain dengan 10 orang setelah Wahyu Seto menerima kartu kuning kedua. Keunggulan jumlah pemain memberi peluang bagi tim tamu untuk menekan dan mencari gol penyama kedudukan.
Namun, momentum tersebut gagal dimanfaatkan. Menjelang akhir laga, Dewa United justru kehilangan satu pemain akibat kartu merah yang diterima Rafael Struick.
Insiden bermula saat pertandingan dihentikan sementara. Struick menendang bola ke arah Ilija Spasojevic, tindakan yang memicu emosi pemain Bhayangkara. Keributan pun tak terhindarkan, melibatkan pemain hingga ofisial kedua tim.
Wasit tanpa ragu mengganjar Struick dengan kartu merah langsung. Dewa United pun harus bermain dengan 10 pemain. Hal ini membuat upaya mengejar ketertinggalan semakin sulit.
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Bhayangkara tetap bertahan. Dewa United gagal memaksimalkan keunggulan situasi yang sempat mereka miliki.
Bagi Struick, kartu merah tersebut menjadi yang pertama sejak bergabung dengan Dewa United pada Agustus 2025. Winger berusia 22 tahun itu juga belum mencatatkan gol dari 10 penampilannya di BRI Super League musim ini.
https://www.viva.co.id/bola/1872159-gebok-ilija-spasojevic-rafael-struick-kena-kartu-merah
Comments
0 comment