- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- VIVA/Surya Aditiya
Jakarta, VIVA – Pelatih baru Timnas Indonesia, John Herdman, langsung menunjukkan pendekatan berbeda sejak hari pertama bertugas. Ia mengaku telah memantau kompetisi domestik dan menonton laga-laga penting Super League, termasuk duel sarat gengsi antara Persib Bandung vs Persija Jakarta.
Herdman menyampaikan hal tersebut usai diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih Timnas Indonesia dalam acara yang digelar di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa 13 Januari 2026. Didampingi asisten pelatih Cesar Meylan, pelatih asal Inggris itu menegaskan bahwa pengamatan terhadap liga lokal menjadi bagian awal dari pekerjaannya.
Dalam sesi tanya jawab dengan awak media, Herdman mengungkapkan dirinya menyempatkan waktu menonton laga El Clasico Persib kontra Persija yang berlangsung pada Minggu 11 Januari 2026. Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Persib 1-0 dan berjalan dalam tensi tinggi.
Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman
Photo :- VIVA/Surya Aditiya
“Saya sempat menonton El Clasico beberapa malam lalu. Itu pertandingan penuh emosi dan semangat, seperti derbi pada umumnya,” ujar Herdman.
Menurut pelatih berusia 50 tahun itu, atmosfer pertandingan tersebut mencerminkan karakter kompetisi domestik yang kompetitif dan layak mendapat perhatian pelatih tim nasional. Ia menilai Super League memiliki peran penting dalam membentuk masa depan Timnas Indonesia.
Herdman menegaskan komitmennya untuk terus mengikuti perkembangan liga lokal. Ia menyebut, keterlibatan langsung pelatih tim nasional dalam memantau kompetisi domestik menjadi bentuk penghargaan terhadap pemain-pemain lokal.
“Komitmen terhadap liga domestik itu sangat penting karena di situlah fondasi masa depan kita,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa pengamatan langsung menjadi kewajiban pelatih tim nasional. Tanpa itu, menurut Herdman, peluang pemain lokal untuk berkembang dan mendapat kesempatan akan semakin kecil.
“Jika pelatih tim nasional tidak menonton liga domestik, maka tidak ada harapan bagi pemain lokal,” ucapnya.
https://www.viva.co.id/bola/1873743-tonton-persib-vs-persija-john-herdman-jika-pelatih-timnas-tak-menonton-liga-pemain-lokal-tak-punya-harapan
Comments
0 comment