Saat Kritik Tak Lagi Ditoleransi, Fakta-fakta Ruben Amorim Harus Angkat Kaki dari MU
Fakta-fakta Ruben Amorim kehilangan kursi di Manchester United setelah kritik terbuka, konflik internal, dan ketegangan soal transfer tak lagi ditoleransi manajemen.
6
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu Logo VIVA Digital Logo VIVA Lifestyle Logo VIVA Digital Cari Saat Kritik Tak Lagi Ditoleransi, Fakta-fakta Ruben Amorim Harus Angkat Kaki dari MU Senin, 5 Januari 2026 - 21:00 WIB Oleh : Manajer Manchester United, Ruben Amorim
    Manajer Manchester United, Ruben Amorim
    Sumber :
    • AP Photo/Dave Shopland
    Photo Mini 1 Share :

    Manchester, VIVA – Kepergian Ruben Amorim dari Manchester United menandai berakhirnya hubungan yang sejak lama dipenuhi ketegangan. Hasil imbang kontra Leeds United memang menjadi pemicu terakhir, namun keputusan klub memecat pelatih asal Portugal itu diyakini lahir dari akumulasi konflik yang tak lagi bisa ditoleransi.

    Amorim resmi diberhentikan setelah 14 bulan menukangi Setan Merah. Manchester United menyebut keputusan itu diambil demi memberi peluang terbaik meraih posisi tertinggi di Liga Inggris, meski klub saat ini berada di peringkat keenam klasemen.

    Namun, di balik pernyataan formal tersebut, masalah yang dihadapi Amorim jauh lebih kompleks daripada sekadar hasil pertandingan.

    Ketegangan memuncak usai Amorim melontarkan kritik yang dinilai menyentuh jantung kekuasaan klub. Dalam salah satu pernyataannya, ia menegaskan datang ke Old Trafford sebagai manajer penuh, bukan sekadar pelatih, meski secara struktur ia berstatus head coach.

    Amorim juga menyinggung bahwa ia tidak akan mundur dan akan tetap bekerja sampai klub memutuskan menggantinya. Pernyataan itu kemudian disusul komentar pedas soal bagaimana kritik para pundit, termasuk Gary Neville, justru terasa lebih berpengaruh ketimbang suaranya sendiri.

    Ia bahkan menyebut bahwa jika klub tidak mampu menghadapi kritik publik, maka yang perlu diubah adalah klub itu sendiri. Kalimat tersebut diyakini menjadi sinyal bahwa hubungan Amorim dengan hierarki klub sudah berada di titik rawan.

    Persoalan lain datang dari kebijakan transfer. Amorim disebut kecewa karena tidak adanya pembicaraan soal perubahan skuad pada bursa Januari, meski sebelumnya ia merasa mendapat sinyal dukungan jika ada pemain kunci yang tersedia.

    Hubungannya dengan direktur olahraga Jason Wilcox pun dikabarkan memburuk. Manajemen klub menilai keinginan Amorim mendatangkan pemain yang cocok dengan sistem 3-4-3 berisiko, terutama karena masa depannya sendiri mulai dipertanyakan.

    Manchester United juga disebut kehilangan kepercayaan karena Amorim dinilai enggan beradaptasi secara taktik, meski performa tim belum menunjukkan konsistensi. Sikap ini bertolak belakang dengan kesepakatan awal saat ia menerima pekerjaan tersebut.

    https://www.viva.co.id/bola/1872127-saat-kritik-tak-lagi-ditoleransi-fakta-fakta-ruben-amorim-harus-angkat-kaki-dari-mu

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://id.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook