- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Zamin.uz
VIVA – Persib Bandung dikabarkan tengah memantau striker Timnas Uzbekistan, Igor Sergeev, sebagai opsi penguat lini depan untuk putaran kedua musim 2025/2026.
Nama Sergeev mencuat seiring kebutuhan Maung Bandung akan sosok predator berpengalaman, terutama untuk menghadapi kompetisi domestik dan AFC Champions League Two.
Namun di balik reputasi dan catatan gol impresifnya, ada satu catatan penting yang tak bisa diabaikan. Riwayat cedera serius Igor Sergeev menjadi faktor krusial yang perlu dipertimbangkan manajemen Persib sebelum mengambil keputusan.
Igor Sergeev dikenal sebagai salah satu striker paling produktif yang dimiliki Uzbekistan dalam satu dekade terakhir. Penyerang berusia 32 tahun itu diprediksi mampu menjadi tambahan kekuatan signifikan bagi Persib Bandung apabila resmi didatangkan pada paruh musim 2025/2026.
Kehadirannya juga dinilai berpotensi meningkatkan daya saing Persib di level Asia, khususnya pada ajang AFC Champions League Two 2025/2026. Pengalaman Sergeev bermain di berbagai kompetisi luar negeri menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki pemain asing di Super League.
Namun demikian, Persib perlu mencermati rekam medis sang pemain. Berdasarkan data Transfermarkt, Igor Sergeev pernah mengalami cedera robek ligamen cruciate pada musim 2023/2024. Cedera tersebut membuatnya harus menepi dalam waktu yang sangat panjang, sejak 28 Januari hingga 18 November 2024.
Akibat cedera itu, Sergeev tercatat melewatkan sekitar 45 pertandingan, baik bersama klub maupun Timnas Uzbekistan, termasuk sejumlah laga penting di kualifikasi Piala Dunia 2026. Riwayat tersebut menjadi alarm, mengingat karakter kompetisi Super League Indonesia yang dikenal keras dan berisiko tinggi terhadap cedera.
Meski demikian, performa Sergeev pasca-pemulihan menunjukkan sinyal positif. Pada musim 2025, ia tampil tajam bersama Pakhtakor dengan mencetak 25 gol dari 38 pertandingan di semua kompetisi. Catatan itu menjadi bukti bahwa cedera panjang yang pernah dialaminya tidak menggerus naluri mencetak gol.
Kabar ketertarikan Persib terhadap Sergeev pertama kali diungkap akun Instagram pemantau bursa transfer sepak bola Indonesia, @liga1transfer, pada 29 Desember 2025. Disebutkan, kontrak Sergeev bersama Pakhtakor akan berakhir pada 31 Desember 2025, membuat statusnya terbuka untuk negosiasi.
Sergeev memang bukan nama yang familiar bagi publik sepak bola Indonesia. Ia belum pernah merumput di Tanah Air, namun memiliki pengalaman bermain di Thailand, Kazakhstan, Uni Emirat Arab, dan Uzbekistan. Di level domestik, ia juga dikenal sebagai kolektor gelar dan dua kali menjadi top skor Liga Uzbekistan.
https://www.viva.co.id/bola/1871554-persib-intip-igor-sergeev-striker-tajam-timnas-uzbekistan-dengan-riwayat-cedera-panjang
Comments
0 comment