- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram @inter
Jakarta, VIVA – Komunitas suporter Inter Milan di Indonesia, Inter Club Indonesia (ICI), menyampaikan sikap tegas dan berkelas terkait insiden pelemparan flare yang menimpa Emil Audero Mulyadi. Peristiwa tersebut terjadi saat laga Inter Milan melawan tuan rumah Cremonese dalam lanjutan Serie A, Senin dini hari WIB, 2 Februari 2026.
Emil Audero yang kini membela Cremonese diketahui terkena lemparan flare dari arah tribun penonton. Insiden itu sempat menghentikan pertandingan dan memicu keprihatinan luas, termasuk dari para pendukung Inter Milan di Tanah Air.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Melalui pernyataan resminya, Inter Club Indonesia menyayangkan keras kejadian tersebut dan mengutuk segala bentuk kekerasan di dalam maupun di sekitar stadion. ICI juga menyampaikan rasa syukur karena Emil Audero mampu bangkit dan melanjutkan pertandingan setelah insiden terjadi.
“Bersyukur melihatmu bangkit dan dapat melanjutkan pertandingan setelah insiden yang terjadi di Cremona. Semoga pelaku segera ditangkap dan kami berharap tidak ada luka berat yang menimpamu,” tulis ICI dalam unggahan media sosial mereka.
Bagi Inter Club Indonesia, Emil Audero bukan sosok asing. Selain kini menjadi kiper Timnas Indonesia, penjaga gawang kelahiran Lombok tersebut juga pernah menjadi bagian dari Inter Milan pada musim 2023/24. Bahkan, Audero tercatat ikut berjasa dalam perjalanan Inter meraih Scudetto Serie A ke-20 yang menjadi simbol bintang kedua di atas logo klub.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Karena itu, ICI menegaskan bahwa Emil Audero tetap merupakan bagian dari keluarga besar Inter Milan. Solidaritas pun diberikan penuh kepada sang kiper di tengah insiden yang mencoreng nilai sportivitas sepak bola.
Insiden ini kembali menjadi pengingat pentingnya keamanan stadion dan sikap dewasa dari para suporter. Inter Club Indonesia berharap kejadian serupa tidak terulang, serta sepak bola dapat kembali menjadi ruang aman bagi pemain, ofisial, dan penonton.
https://www.viva.co.id/bola/1877778-pernyataan-berkelas-inter-club-indonesia-soal-insiden-flare-emil-audero
Comments
0 comment