- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/aremafcofficial
VIVA – Perubahan posisi dialami Gustavo Franca sejak bergabung dengan Arema FC pada putaran kedua BRI Super League musim 2025/2026. Pemain asal Brasil itu kini tidak lagi bermain sebagai gelandang serang, melainkan digeser ke posisi winger dalam skema permainan yang diterapkan pelatih Arema FC, Marcos Santos.
Sebelumnya, saat masih memperkuat Persija Jakarta di putaran pertama, Gustavo Franca lebih sering menempati posisi gelandang serang di belakang striker. Namun bersama Arema FC, ia dipercaya mengisi salah satu dari tiga posisi pemain bertipe menyerang, sejajar dengan rekrutan anyar lainnya, Gabriel Silva.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Franca mengaku tidak mengalami kesulitan dengan perubahan peran tersebut. Ia menilai keputusan pelatih sesuai dengan kemampuannya yang fleksibel di beberapa posisi lini serang.
Pemain Baru Arema FC, Gustavo Franca
Photo :- Instagram/aremafcofficial
“Pelatih tahu, saya bisa bermain di dalam, bermain di sayap dan yang terpenting kemenangan Arema FC. Saya merasa nyaman di posisi ini,” ujar Gustavo Franca, dikutip dari laman I-League Rabu, 4 Februari 2026.
Adaptasi Franca di Arema FC juga didukung komunikasi yang berjalan baik dengan tim pelatih. Ia menyebut adanya kepercayaan dari Marcos Santos, yang tercermin dari kesempatan bermain yang diberikan dalam dua laga terakhir.
Kepercayaan itu terlihat ketika Franca diturunkan dalam pertandingan melawan Dewa United Banten FC dan Persijap Jepara. Dalam dua laga tersebut, ia menjadi bagian dari upaya Arema FC untuk meraih hasil maksimal.
“Saya berbicara dengan pelatih bahwa minggu ini sangat bagus dan kami sangat percaya diri untuk datang ke sini (stadion) dan menang. Jadi, saya benar-benar merasa seperti di rumah, pelatih membantu saya memenangkan tiga poin,” kata Franca.
Meski kini beroperasi di sektor sayap, Franca menegaskan gaya bermainnya berbeda dengan Gabriel Silva. Ia menyadari karakteristik masing-masing pemain tidak sama, terutama dalam hal agresivitas melakukan tusukan ke area pertahanan lawan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurutnya, peran sebagai winger tidak selalu harus identik dengan penetrasi cepat dari sisi lapangan. Ia memiliki pendekatan sendiri untuk berkontribusi bagi permainan tim.
“Sekali lagi, saya tekankan bahwa karakteristik saya berbeda dari Gabi,” pungkasnya.
https://www.viva.co.id/bola/1878297-peran-baru-gustavo-franca-di-arema-fc-dari-gelandang-serang-ke-winger
Comments
0 comment