- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- The AFC
VIVA – Pelatih Timnas China U-23, Antonio Puche, melontarkan pujian kepada para pemainnya setelah memastikan kemenangan telak atas Vietnam pada semifinal Piala Asia U-23 2026.
China mengalahkan Vietnam dengan skor 3-0 dalam laga yang digelar di Stadion Prince Abdullah Al Faisal, Jeddah, Selasa malam, 20 Januari 2026. Hasil tersebut mengantar China melaju ke final dan akan menghadapi Jepang.
Antonio Puche menilai keberhasilan timnya tidak lepas dari kemampuan pemain dalam mengontrol jalannya pertandingan, terutama melalui penguasaan bola di area permainan lawan.
“Seluruh tim berusaha mengatur permainan dengan baik. Yang terpenting adalah menjaga bola di separuh lapangan lawan sebanyak mungkin,” ujar Puche dalam konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari Lao Dong.
Menurut pelatih asal Spanyol itu, penguasaan bola menjadi kunci untuk membatasi kekuatan serangan balik Vietnam sekaligus menciptakan peluang secara berkelanjutan.
“Kami ingin menguasai bola, mengontrol permainan, lalu menyerang sebanyak mungkin. Itulah rencana awal kami,” kata Puche.
Pada babak pertama, pertandingan berlangsung ketat dan berakhir tanpa gol. Namun China tampil lebih efektif setelah turun minum dengan melakukan sejumlah penyesuaian permainan.
Gol pembuka dicetak Peng Xiao pada menit ke-47, disusul gol Xiang Yuwang lima menit kemudian yang membuat China unggul 2-0. Vietnam semakin kesulitan mengejar ketertinggalan hingga akhirnya Wang Yudong memastikan kemenangan China lewat gol ketiga pada menit ke-90+8.
Menilai keseluruhan laga, Puche mengaku puas dengan kinerja para pemainnya, baik saat menguasai bola maupun ketika bertahan.
“Saya rasa tim China U-23 memainkan pertandingan yang hebat, baik saat menguasai bola maupun tidak. Rencana kami berjalan dengan baik dan para pemain mengeksekusinya secara maksimal,” ujarnya.
Kemenangan ini membawa China ke partai final Piala Asia U-23 2026, di mana mereka akan menghadapi Jepang pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Sementara itu, Vietnam harus mengubur ambisi tampil di final. Tim asuhan Kim Sang Sik masih memiliki kesempatan meraih posisi ketiga saat menghadapi Korea Selatan pada Jumat, 23 Januari 2026.
https://www.viva.co.id/bola/1875276-pelatih-china-bongkar-cara-hancurkan-vietnam-di-piala-asia-u-23
Comments
0 comment