- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- CNN
VIVA –Insiden memalukan mewarnai laga Serie A Italia antara Cremonese kontra Inter Milan. Seorang suporter Inter Milan yang melempar petasan ke arah kiper Cremonese, Emil Audero Mulya, harus menerima konsekuensi tragis dari aksinya sendiri.
Menurut laporan media Italia, Tuttomercatoweb, pelaku pelemparan petasan tersebut telah berhasil diidentifikasi aparat keamanan. Ironisnya, ia mengalami luka parah akibat ulahnya sendiri setelah salah satu petasan justru meledak di tangannya hingga menyebabkan beberapa jarinya putus.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Peristiwa ini terjadi saat Cremonese menjamu Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, Cremona, Senin (2/2/2026) dini hari WIB. Laga yang berjalan sengit mendadak terhenti pada menit ke-48 setelah sebuah petasan meledak di area kotak penalti, tepat di dekat gawang Emil Audero.
Ledakan tersebut membuat kiper Timnas Indonesia itu terjatuh dan mengalami gangguan pada telinga. Petasan diketahui berasal dari tribun suporter Inter Milan yang berstatus sebagai tim tamu. Situasi sempat memanas, dengan sejumlah pemain Inter menghampiri tribun untuk menenangkan suporter.
Setelah mendapat perawatan singkat, Emil Audero menunjukkan profesionalisme tinggi dengan tetap melanjutkan pertandingan. Laga pun kembali berjalan hingga akhir.
Lebih lanjut, Tuttomercatoweb mengungkapkan bahwa pelaku sebenarnya berniat melempar petasan lainnya ke dalam lapangan. Namun, niat nekat itu berujung petaka setelah petasan kedua meledak di tangannya sendiri.
“Pelaku mengalami cedera serius saat memegang petasan lain yang meledak di tangannya, menyebabkan kehilangan beberapa jari. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit dan akan ditangkap setelah kondisinya memungkinkan,” tulis Tuttomercatoweb.
Saat ini, pelaku masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan berada dalam pengawasan pihak berwenang. Ia dipastikan akan diproses secara hukum setelah dinyatakan stabil.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Insiden ini berpotensi menyeret Inter Milan ke dalam masalah serius. Klub asal Milan tersebut terancam menerima sanksi dari otoritas Liga Italia, mulai dari denda, pembatasan kehadiran suporter tandang, hingga hukuman lainnya.
Presiden Inter Milan, Beppe Marotta, sebelumnya telah mengecam keras insiden tersebut dan menyebut aksi itu sebagai perbuatan bodoh yang mencederai nilai sportivitas sepak bola.
https://www.viva.co.id/bola/1877761-nasib-tragis-pelempar-petasan-ke-emil-audero
Comments
0 comment