- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Borussia Mönchengladbach
VIVA - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, mendapat apresiasi dari legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus. Mantan kapten Timnas Jerman itu menilai Diks memiliki peran penting di Borussia Monchengladbach, terutama berkat kemampuan bertahan, karakter, dan jiwa kepemimpinannya.
Kevin Diks telah menjadi bagian dari Borussia Monchengladbach sejak musim lalu. Memasuki musim keduanya bersama klub berjuluk Die Fohlen tersebut, pemain berusia 30 tahun itu sudah mencatatkan 40 penampilan dengan koleksi lima gol.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Performa dan kontribusi Diks rupanya menarik perhatian Matthaus. Legenda yang pernah mengantarkan Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 itu bahkan menyebut bek Timnas Indonesia tersebut sebagai salah satu pemain kunci Gladbach.
"Diks adalah pemain kunci di Monchengladbach, setelah memasuki musim keduanya. Dia bagus dalam bertahan. Dia seorang pemimpin, punya karakter di lapangan," tutur Lothar Matthaus dalam perbincangan dengan Goal.
Penilaian Matthaus terhadap Diks bukan tanpa alasan. Ia memiliki ikatan kuat dengan Borussia Monchengladbach karena pernah memperkuat klub tersebut pada periode 1979 hingga 1984.
Gladbach juga menjadi klub profesional pertama Matthaus sebelum dirinya pindah ke Bayern Munchen pada 1984. Selama memperkuat Die Fohlen, ia mencatatkan 162 penampilan dan mencetak 36 gol di Bundesliga.
Sementara bersama Timnas Jerman, Matthaus mengoleksi 150 caps dengan torehan 23 gol. Namanya semakin dikenang setelah menjadi bagian penting dari keberhasilan Jerman menjuarai Piala Dunia 1990 di Italia.
Matthaus pun memiliki pesan khusus untuk Diks dan para pemain Gladbach lainnya. Ia meminta seluruh pemain terus bekerja keras dan meningkatkan kemampuan agar bisa mempertahankan tempat di dalam tim.
"Yang bisa saya sampaikan untuknya dan semua pemain, adalah harus terus bekerja keras setiap hari, berkembang, dengan demikian akan selalu diandalkan tim. Saya rasa dia sangat bagus dan semoga membantu Gladbach bertahan di Bundesliga," tegas pria berusia 65 tahun tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Di tengah apresiasi yang datang dari Matthaus, Kevin Diks justru sedang menghadapi situasi kurang ideal bersama Borussia Monchengladbach.
Bek Timnas Indonesia itu tercatat absen dalam tiga pertandingan beruntun. Setelah sebelumnya tidak masuk skuad karena alasan pribadi saat menghadapi Stuttgart dan Karlsruher, Diks kembali menepi ketika Gladbach menjamu Paderborn di Bundesliga, Sabtu (31/10/2026) malam WIB.
https://www.viva.co.id/bola/1940300-legenda-timnas-jerman-puji-kevin-diks-setinggi-langit
Comments
0 comment