Berita Liga Spanyol menjadi sorotan dengan pernyataan terbaru dari Presiden Barcelona, Joan Laporta, yang membela penasihatnya, Alejandro Echevarria, dan memberikan klarifikasinya terkait kegagalan kembalinya Lionel Messi ke klub pada tahun 2023. Sebelumnya, dalam wawancara akhir pekan, mantan pelatih Xavi Hernandez menuduh bahwa Laporta menjadi penghalang bagi kembalinya Messi ke Camp Nou.
Dalam debat pemilihan yang berlangsung pada Senin pagi, Laporta menanggapi komentar Xavi dengan menyebut bahwa mantan pelatih Barcelona tersebut merasa kesal melihat kesuksesan Hansi Flick yang lebih cemerlang. Kepada Cadena Cope, Laporta menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak kembali ke Barcelona sepenuhnya berasal dari Messi sendiri. "Yang paling menyakitkan adalah melihat Victor Font memanfaatkan legenda Barcelona seperti Xavi. Saya tidak mengerti kenapa Xavi mengatakan hal itu tentang Messi," jelas Laporta.
Messi memang sempat membicarakan kemungkinan kembali, namun ia mengungkapkan bahwa Barcelona harus menjual pemain untuk bisa merealisasikan transfer tersebut. Sementara itu, Presiden La Liga, Javier Tebas, menyatakan bahwa liga tidak menyetujui kembalinya Messi terkait batas gaji, namun versi Laporta berbeda. “Kontrak sudah dikirim ke Jorge (Messi), dan pada akhir Mei mereka memutuskan untuk bergabung dengan Inter Miami,” ujar Laporta.
Di sisi lain, peran Alejandro Echevarria juga menjadi pembahasan dalam wawancara Xavi. Echevarria, yang dulunya bagian dari dewan Laporta, sempat mengundurkan diri pada 2005 setelah terungkap bahwa ia adalah pendukung yayasan yang terkait dengan diktator Spanyol, Francisco Franco. Kini, ia kembali ke klub sebagai penasihat meski tanpa peran resmi. Laporta menegaskan bahwa Echevarria adalah sosok yang dapat dipercaya, terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan RFEF dan La Liga.
Xavi menuduh bahwa Echevarria memiliki kendali sebesar mantan presiden itu sendiri dan menyebutnya sebagai dalang di balik pemecatannya. Namun, Laporta membantah tuduhan tersebut, menegaskan bahwa keputusan diambil setelah mempertimbangkan berbagai pendapat. "Ini bukan tentang siapa yang berkuasa. Saya memimpin dengan mempertimbangkan opini orang-orang di sekitar saya," katanya.
Pemilihan presiden Barcelona dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu mendatang, di mana Font atau Laporta akan terpilih untuk masa jabatan lima tahun ke depan. Bagi Laporta, ini adalah kesempatan untuk menjalani mandat keempatnya sebagai presiden klub.
Artikel Tag: barcelona, lionel messi, joan laporta
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/laporta-bela-echevarria-salah-satu-yang-terbaik
Comments
0 comment