- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Istimewa
VIVA – Kericuhan pecah usai pertandingan Liga 4 Jawa Tengah antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen di Stadion Krida, Rembang, Kamis 12 Februari 2026.
Dalam video yang dibagikan akun Instagram lambe_turan, keributan terjadi di dalam stadion, melibatkan pemain dan suporter. Terlihat wasit Dwi Purba yang memimpin jalannya pertandingan menjadi sasaran amukan pemain maupun suporter tuan rumah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sejumlah pemain PSIR yang mengenakan seragam oranye terlihat mengerumuni wasit di lapangan. Tidak lama berselang, sejumlah suporter masuk ke area pertandingan dan ikut mengejar wasit.
Merasa terancam, wasit berlari ke pinggir lapangan untuk menyelamatkan diri. Namun, ia didorong oleh seorang suporter hingga tersungkur, sebelum kemudian diinjak oleh beberapa orang. Aparat kepolisian yang berada di lokasi bergerak cepat mengamankan wasit dari kepungan massa.
Dalam pertandingan tersebut, PSIR Rembang harus mengakui keunggulan tim tamu Persak Kebumen dengan skor 0-2.
Kasat Reskrim Polres Rembang, AKP Alva Zakya Akbar, menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal, kericuhan diduga terjadi antarsuporter PSIR Rembang sendiri. Hingga kini, pihak kepolisian belum menerima laporan resmi terkait insiden tersebut.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Kalau info awal sampai saat ini itu antarsuporter Rembang sendiri. Antara kedua kubu suporter Rembang sendiri. Dan sampai saat ini pun tidak ada yang buat laporan di Polres, jadi kita belum ada mengamankan siapa pun dan tindakan apa-apa,” ujar AKP Alva kepada awak media Jumat 13 Februari 2026.
Ia menambahkan, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kericuhan, termasuk mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak yang berada di lokasi saat kejadian.
https://www.viva.co.id/bola/1880127-kericuhan-liga-4-usai-psir-rembang-vs-persak-kebumen-wasit-jadi-sasaran-amukan
Comments
0 comment