- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Football Italia
VIVA – Inter Milan kembali dipaksa menempuh jalur tak ideal di Liga Champions musim ini. Kekalahan tipis dari Liverpool di fase sebelumnya menyeret Nerazzurri ke babak play-off gugur.
Undian pun menghadirkan tantangan yang terbilang berat yakni perjalanan ke Norwegia menghadapi Bodo/Glimt, tim yang kerap menyulitkan lawan lewat kondisi ekstrem dan karakter kandang yang tidak ramah.
Wakil Presiden Inter, Javier Zanetti, menegaskan bahwa klubnya akan memperlakukan duel dua leg ini dengan perhatian penuh pada setiap detail. Ia mengakui, posisi Inter di babak play-off tidak lepas dari hasil yang mereka sesali sebelumnya.
Pemain Inter Milan
Photo :- Instagram @inter
“Kami kehilangan poin saat melawan Liverpool. Jika tidak, kami tidak akan berada di sini sekarang,” kata Zanetti kepada Sky Sport Italia.
Inter akan menjalani leg pertama di markas Bodo/Glimt pada 17 atau 18 Februari, sebelum menentukan nasib mereka di San Siro sepekan berselang. Bermain di Lingkaran Arktik bukan tantangan biasa, dan Zanetti tidak menutupinya.
“Kita perlu berpakaian hangat. Kami sudah melihat suhunya, akan sangat dingin,” ujarnya sambil tersenyum.
“Kami harus fokus dan mempersiapkan diri sebaik mungkin. Inter ingin tetap menjadi protagonis di Liga Champions,” tandasnya.
Kekalahan Inter dari Liverpool pada 9 Desember lalu memang menyisakan catatan penting. Gol penentu kemenangan The Reds lahir dari penalti kontroversial di menit akhir.
Seandainya laga itu berakhir imbang, Inter sejatinya mengoleksi 16 poin, cukup untuk mengamankan tiket langsung ke babak 16 besar lewat posisi delapan teratas, unggul selisih gol atas Sporting CP dan Chelsea.
Kondisi itulah yang kini membuat Inter harus menempuh jalur memutar, menghadapi Bodo/Glimt.
Zanetti juga menyoroti faktor teknis yang kerap luput dari sorotan, salah satunya kondisi lapangan sintetis di kandang Bodo/Glimt. Menurutnya, aspek ini tidak bisa dianggap sepele.
“Kami akan mengurus setiap detailnya. Rumput sintetis juga tidak boleh diremehkan karena bisa menimbulkan bahaya. Ini tidak pernah mudah, dan kami harus siap untuk segala kemungkinan,” kata Zanetti.
Di sisi lain, hasil undian ini juga membuat Inter terhindar dari pertemuan emosional dengan mantan pelatih mereka, Jose Mourinho. Benfica, klub yang kini ditangani Mourinho, justru kembali dipertemukan dengan Real Madrid di fase play-off.
https://www.viva.co.id/bola/1877328-inter-milan-hadapi-bodo-glimt-di-play-off-liga-champions-zanetti-harusnya-kami-tidak-di-sini
Comments
0 comment