Dipecat, Thomas Frank Nilai hanya Satu Pemain Berkualitas di Tottenham
Thomas Frank dilaporkan meragukan kualitas skuad Tottenham sejak awal. Ia bahkan hanya menilai Pedro Porro berlevel elit dan menyoroti minimnya kepemimpinan tim.
3
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu GULIR UNTUK LIHAT KONTEN Logo VIVA Digital Logo VIVA Lifestyle Logo VIVA Digital Cari Dipecat, Thomas Frank Nilai hanya Satu Pemain Berkualitas di Tottenham Kamis, 12 Februari 2026 - 22:00 WIB Oleh : Pemain Tottenham Hotspur, Pedro Porro
    Pemain Tottenham Hotspur, Pedro Porro
    Sumber :
    • Spurs Web
    Photo Mini 1 Photo Mini 2 Share :

    VIVA – Thomas Frank dilaporkan memiliki keraguan terhadap kualitas skuad Tottenham Hotspur setelah tiba pada musim panas lalu, di tengah ekspektasi tinggi usai klub London utara itu mengakhiri paceklik trofi. 

    Pelatih asal Denmark tersebut akhirnya dipecat setelah delapan bulan menjabat, menyusul performa tim yang menurun hingga masuk zona degradasi.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Saat pertama kali datang, suasana internal klub disebut sangat positif. Tottenham baru saja meraih trofi dan manajemen berharap Frank mampu menanamkan kematangan taktis, terutama untuk memperbaiki kelemahan pertahanan yang sebelumnya menjadi sorotan di era Ange Postecoglou.

    Namun, perjalanan Frank bersama Spurs tidak berjalan sesuai harapan. Dalam kurun delapan bulan, performa tim justru mengalami penurunan signifikan, hingga membuat posisinya berada dalam tekanan besar sebelum akhirnya diberhentikan.

    Menurut laporan The Times, Frank menilai skuad yang diwarisinya, meski berstatus juara Liga Europa, tidak cukup kuat untuk bersaing di level tertinggi Eropa. Ia disebut memiliki keraguan terhadap kedalaman dan kualitas keseluruhan tim.

    Thomas Frank

    Thomas Frank

    Photo :
    • givemesport

    Bahkan, laporan tersebut menyebut Frank hanya menganggap satu pemain Tottenham yang memiliki level elit Eropa, yakni Pedro Porro

    Penilaian itu menggambarkan betapa terbatasnya kepercayaan sang pelatih terhadap komposisi skuad yang dimilikinya.

    Menariknya, Porro menjadi satu dari hanya dua pemain Tottenham yang secara terbuka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Frank setelah pemecatannya. Situasi itu disebut-sebut mencerminkan hubungan yang tidak sepenuhnya solid antara pelatih dan sebagian anggota skuad.

    Selain kualitas teknis, Frank juga menyoroti aspek kepemimpinan tim. Ia dilaporkan merasa Tottenham kekurangan figur pemimpin kuat di ruang ganti.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Penunjukan Cristian Romero sebagai kapten, menurut laporan yang sama, bukan didasari keyakinan bahwa bek asal Argentina itu merupakan pemimpin alami. Keputusan tersebut lebih karena Frank menilai tidak ada sosok lain yang menonjol dalam hal kepemimpinan di dalam skuad.

    The Times juga mengungkap bahwa sejumlah pemain Tottenham terkejut dengan dinamika kepemimpinan tersebut. Romero disebut diberi keleluasaan besar selama masa jabatan Frank, sesuatu yang memicu tanda tanya di kalangan internal tim.

    https://www.viva.co.id/bola/1879942-dipecat-thomas-frank-nilai-hanya-satu-pemain-berkualitas-di-tottenham

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://id.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook