- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- uefa.com
VIVA – Final Carabao Cup 2026 atau Piala Liga antara Arsenal vs Manchester City diprediksi berlangsung sengit. Namun, supercomputer Opta sedikit lebih menjagokan The Gunners untuk keluar sebagai juara.
Pertandingan final akan digelar di Wembley pada Minggu 22 Maret 2026 malam WIB. Arsenal memang punya sejarah cukup sering mencapai final Piala Liga Inggris, tetapi mereka juga cukup sering gagal di partai puncak.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dari delapan kali tampil di final, Arsenal hanya mampu meraih dua gelar juara, sementara enam lainnya berakhir sebagai runner-up. Catatan ini tentu menjadi tekanan tersendiri bagi tim asuhan Mikel Arteta.
Di sisi lain, Manchester City justru memiliki rekor yang jauh lebih baik di kompetisi ini. Dari sembilan penampilan di final, tim asuhan Pep Guardiola berhasil memenangkan delapan di antaranya. Satu-satunya kekalahan City di final terjadi pada tahun 1974.
Berdasarkan simulasi supercomputer Opta, Arsenal memiliki peluang menang sebesar 51,9 persen dalam waktu normal 90 menit. Sementara Manchester City hanya memiliki peluang kemenangan 24,8 persen, dan kemungkinan laga berlanjut ke extra time atau adu penalti sebesar 23,3 persen.
Arsenal juga datang dengan tren positif. Mereka tidak terkalahkan dalam enam pertemuan terakhir melawan Manchester City di semua kompetisi, dengan rincian dua kemenangan dan empat hasil imbang.
Namun, Manchester City masih dominan saat menghadapi Arsenal di ajang Carabao Cup. City memenangkan empat pertemuan terakhir melawan Arsenal di kompetisi ini dengan agregat gol mencolok 11-1. Kekalahan terakhir City dari Arsenal di Piala Liga terjadi pada musim 2004/2005.
Duel taktik antara Mikel Arteta dan Pep Guardiola juga menjadi sorotan. Arteta tercatat baru meraih tiga kemenangan dari total 16 pertemuan melawan Guardiola di semua kompetisi.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meski begitu, Guardiola memiliki rekor sempurna di final Carabao Cup bersama Manchester City. Ia selalu menang dalam empat final yang dijalani pada periode 2018 hingga 2021. Jika kembali juara, Guardiola berpeluang mencetak rekor sebagai manajer pertama yang memenangkan lima gelar Carabao Cup.
Selain itu, Manchester City juga sedang mengejar rekor juara terbanyak yang saat ini masih dipegang Liverpool dengan 10 gelar Piala Liga Inggris. City saat ini telah mengoleksi delapan trofi dan berpeluang mendekati rekor tersebut jika menang di final tahun ini.
https://www.viva.co.id/bola/1887507-arsenal-juara-piala-liga-inggris-usai-hancurkan-manchester-city-di-wembley-versi-supercomputer
Comments
0 comment