- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- AP Photo/Ian Walton
Jakarta, VIVA - Mantan manajer Manchester United, Erik ten Hag, memberikan sindiran pedas terkait merosotnya performa Setan Merah di bawah arahan Michael Carrick.
Tekanan terhadap pelatih kepala Michael Carrick kian memuncak seusai Manchester United ditekuk Chelsea dengan skor 0-2 pada lanjutan Liga Inggris, Sabtu (31/10/2026).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kekalahan tersebut memperpanjang rekor buruk Setan Merah yang melewati sembilan pertandingan berturut-turut tanpa kemenangan di semua kompetisi (3 seri, 6 kalah).
Pemain Chelsea Morgan Rogers duel dengan Kapten Manchester United Bruno Fernandes
Photo :- Glyn KIRK / AFP
Catatan ini menjadi kemerosotan terkelam klub sejak tahun 1984, di mana United kini bertengger di posisi ke-17 dan hanya berada di luar zona degradasi berkat keunggulan selisih gol usai mengemas tujuh poin dari sembilan laga.
Melihat kondisi mantan timnya yang terpuruk, Ten Hag menegaskan bahwa risiko Manchester United terlempar dari kasta tertinggi sepak bola Inggris bukanlah hal yang mustahil.
"Di Liga Premier, hal itu tentu saja mungkin, karena semua tim memang kuat. Semua tim itu kuat, dan semuanya memiliki manajer yang bagus. Dan jika Anda sampai berada di pihak yang salah sekali dan benar-benar terjebak dalam lingkaran setan itu, ya, maka itu bisa menjadi sangat, sangat sulit," kata Ten Hag kepada ESPN di Belanda.
United berisiko masuk ke zona merah sebelum jeda internasional November jika gagal memetik hasil positif saat menjamu Aston Villa di Old Trafford pada hari Minggu. Catatan terdampar di peringkat ke-17 setelah sembilan laga awal ini mengulang memori kelam musim 1989/1990.
Sejak terakhir kali terdegradasi pada 1974 dan kembali promosi musim berikutnya, Setan Merah belum pernah merasakan berada di posisi terbawah hingga pekan kesembilan sejak November 1986.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Lebih lanjut, pelatih yang mempersembahkan gelar Piala EFL dan Piala FA selama menukangi United tersebut menilai periode kelam yang dialami Carrick saat ini membuktikan bahwa pencapaian pada masa kepemimpinannya dulu jauh lebih bernilai.
"Saya rasa kami bermain cukup baik melawan United. Saya rasa kami bermain lebih dari cukup baik... Kami tidak mungkin bisa bermain lebih baik lagi. Sebelum kami datang, sudah enam tahun mereka tidak memenangkan trofi. Lihatlah posisi mereka sekarang. Kami sudah enam kali ke Wembley, kami bermain di dua final Piala FA," tambah Ten Hag.
https://www.viva.co.id/bola/1940573-sindiran-pedas-erik-ten-hag-soal-bobroknya-manchester-united-degradasi-dari-liga-inggris-tentu-saja-mungkin
Comments
0 comment