menu
Sassuolo Kebobolan 26 Gol dan Diambang Degradasi, Jay Idzes: Kami Harus Berani Pertaruhkan Kepala
Bek Sassuolo Jay Idzes angkat bicara usai timnya kalah 2-4 dari Fiorentina. Idzes sebut Sassuolo sedang hadapi periode sulit dan wajib tingkatkan kualitas pertahanan.
3
dilihat
  • user_name
  • Tutup Menu Tutup Menu BREAKING NEWS Logo VIVA Digital Cari # Topik 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Yadi Timo Meninggal Dunia IHSG Anjlok 8 Persen! Doddy Katamsi Meninggal Dunia Martha Tilaar Meninggal Dunia KPK OTT di Lingkungan BNPB MK Tolak Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 Sassuolo Kebobolan 26 Gol dan Diambang Degradasi, Jay Idzes: Kami Harus Berani Pertaruhkan Kepala Selasa, 3 November 2026 - 17:02 WIB Oleh : Bek Timnas Indonesia Jay Idzes
    Bek Timnas Indonesia Jay Idzes
    Sumber :
    • Twitter/TimnasXtra
    Photo Mini 1 Share :

    Jakarta, VIVA - Bek sekaligus kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, secara terbuka mengakui bahwa Sassuolo tengah berada dalam periode sulit usai takluk 2-4 dari Fiorentina pada pertandingan pekan ke-10 Serie A 2026/2027 di Mapei Stadium, Selasa (3/11/2026) dini hari WIB.

    Pertandingan tersebut menjadi laga comeback bagi Jay Idzes setelah absen sekitar satu setengah bulan untuk memulihkan cedera. Kendati Sassuolo sempat memimpin terlebih dahulu melalui gol Armand Lauriente, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga laga usai.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Hasil minor ini memperpanjang tren negatif I Neroverdi yang telah melewati enam pertandingan beruntun tanpa kemenangan (lima kalah, satu imbang) serta menempatkan mereka di posisi ke-17 klasemen sementara dengan delapan poin--hanya terpaut satu angka dari zona degradasi.

    Hadir mewakili tim dalam sesi konferensi pers usai laga, Idzes menyoroti keroposnya lini pertahanan Sassuolo yang kini menjadi tim dengan rekor kebobolan terbanyak di Serie A musim ini, yakni mencapai 26 gol.

    "Jelas ini adalah masa yang sulit bagi kami. Jika melihat semua pertandingan yang telah dijalani, kami hampir selalu bisa mencetak gol. Namun, kami harus lebih memahami situasi di dalam pertandingan, kapan saatnya untuk tidak kebobolan," ujar Jay Idzes dikutip dari Sassuolo News, Selasa (3/11).

    Pemain berusia 26 tahun tersebut secara khusus menyesali proses gol pertama Fiorentina yang tercipta menjelang babak pertama usai. Menurut mantan pemain Venezia itu, timnya seharusnya memiliki kedewasaan taktik untuk mengamankan keunggulan hingga turun minum.

    "Sebagai contoh, pada proses gol pertama lawan hari ini, kami seharusnya sadar untuk bisa mempertahankan keunggulan sampai babak pertama. Menurut saya, aspek inilah yang masih kurang. Dalam beberapa pertandingan terakhir, kami terlalu banyak kebobolan," lanjutnya.

    ADVERTISEMENT

    GULIR UNTUK LANJUT BACA

    Guna keluar dari krisis pertahanan, Idzes menegaskan pentingnya keberanian ekstra dari seluruh barisan pemain saat mengawal lini belakang, baik ketika menerapkan blok rapat maupun saat mengantisipasi serangan balik.

    "Kami mampu menerapkan kedua gaya bermain di lapangan, tetapi yang terpenting adalah memahami fase-fase dalam pertandingan. Kami perlu belajar untuk berani mempertaruhkan kepala demi menghalau bola agar tidak lolos. Menurut saya, inilah hal yang paling perlu kami tunjukkan," tegas Idzes.

    https://www.viva.co.id/bola/1940743-sassuolo-kebobolan-26-gol-dan-diambang-degradasi-jay-idzes-kami-harus-berani-pertaruhkan-kepala

    REAKSI ANDA?

    Comments

    https://id.bolaguru.com/assets/images/user-avatar-s.jpg

    0 comment

    Write the first comment for this!

    Percakapan Facebook