Berita Liga Italia: La Gazzetta dello Sport menilai Inter Milan tertinggal 2 gol dalam 10 menit karena pendekatan lembek di derby melawan Milan. Diego Moreira tampil kesetanan.
La Gazzetta dello Sport menilai pendekatan Inter ke laga derby melawan Milan di San Siro tidak terbayangkan, meski ada keadaan darurat fisik. Inter kalah 3-1 dan tertinggal 2 gol dalam 10 menit.
Dalam laga tersebut, Rossoneri tampil efektif dengan mencetak tiga gol di babak pertama melalui Christian Pulisic, Adrien Rabiot dan Diego Moreira, sementara Inter hanya mampu membalas lewat Alessandro Bastoni.
"Jika pada keadaan darurat fisik yang memaksa perubahan taktik kita tambahkan pendekatan lembek, khas Inter ini, yang tertinggal dalam 5 dari 9 laga liga, tetapi tidak terbayangkan di derby,” tulis Gazzetta.
“Terjelaskan mengapa setelah 10 menit mereka tertinggal 2 gol, melawan Milan yang sebaliknya penuh keinginan membara, dengan Moreira yang kesetanan.”
“Pemain sayap Belgia itu menyiapkan kepala Pulisic pada menit ke-4, dan pada menit ke-10 ia mengatur tendangan sudut rendah yang diracik di Milanello, yang dengan sistem blok membebaskan sentuhan indah Rabiot,"
"Menjelang laga, kami menunjuk Christian Pulisic dan Adrien Rabiot sebagai momok Halloween, karena kedua pemain tersebut sudah teruji di laga-laga besar, dan sangat pandai membaca ruang dan menyusup ke dalamnya.”
“Karena itu pula Chivu, setelah terlalu banyak menerima transisi di laga-laga sebelumnya (bahkan saat tampil melawan Venezia), memikirkan dua gelandang serang untuk memperkuat benteng di lini tengah, tetapi tidak berhasil,"
Artikel Tag: ac milan, liga italia, diego moreira
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/pendekatan-inter-tak-terbayangkan-di-derby-diego-moreira-kesetanan
Comments
0 comment