Berita Liga Italia: Alfredo Pedullà menyebut laga kontra Feyenoord sebagai tahap wajib bagi Inter Milan dan mengkritik alasan Cristian Chivu soal Pio Esposito dan Bonny.
Jurnalis Italia, Alfredo Pedullà membahas Inter Milan lewat kanal YouTube miliknya setelah kekalahan dari AC Milan dan menjelang pertandingan Liga Champions melawan Feyenoord. Ia menyoroti kebutuhan Nerazzurri menangani situasi tim.
"Feyenoord bagi Inter adalah tahap wajib: Inter butuh antibiotik. Saya tidak ikut arus orang-orang yang menggelar pengadilan terhadap Chivu, apakah dia cocok atau tidak.” ujar Pedulla, memulai ulasannya.
“Ini memang momen seperti itu, bermain buruk, menurut saya dia salah langkah, tetapi saya tidak menggelar pengadilan, yang tidak saya lakukan pada Amorim saat melawan Bologna, tetapi saya lakukan di awal musim ketika ia tidak memainkan Pulisic,"
" Cristian Chivu tidak bisa berdalih dengan demam yang diderita Pio Esposito dan Bonny karena mereka toh masuk sepuluh menit sebelum laga usai.”
“Mungkin ini keterbatasan saya, tetapi saya tidak melihat perbedaan antara bermain sepuluh menit dan masuk di awal babak kedua. Saya tidak bilang mereka harus jadi starter, tetapi bisa masuk di awal babak kedua."
Dalam tayangan Sky Sport, Stefano De Grandis juga menyebut Bonny dan Esposito sama-sama demam, namun mempertanyakan pengelolaan Chivu di babak kedua derby.
Sementara itu, dalam sesi konferensi pers sebelum pertandingan, pelatih asal Rumania tersebut meminta timnya mengubah kepahitan kekalahan dalam derby della Madonnina melawan AC Milan, menjadi energi untuk melawan Feyenoord.
Artikel Tag: inter milan, feyenoord, cristian chivu
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/pedulla-inter-butuh-antibiotik-cristian-chivu-tak-bisa-berdalih
Comments
0 comment