Para petenis amatir kini tidak perlu khawatir untuk mencari turnamen. Sebab, sudah ada Indonesia Tennis Society untuk mereka, apa itu?
Indonesian Tennis Society (ITS) adalah platform ekosistem tenis lapangan yang mengintegrasikan turnamen kompetitif, sistem peringkat (ranking), program akademi, dan komunitas dalam satu wadah digital yang berkelanjutan.
Platform ini dirancang agar para pemain-dari pemula hingga tingkat lanjut-dapat melacak perkembangan permainan mereka dengan jelas. Fungsi utama ITS adalah memberikan wadah berupa turnamen yang kompetitif, sesuai dengan level kemampuan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberlakukan juga sistem poin dan ranking, di mana setiap pertandingan memberikan poin yang berpengaruh pada peringkat pemain dan tim secara berkala tanpa mengganggu level bermain.
Lalu, ada juga program akademi yang diberikan oleh ITS berupa pembinaan dan pelatihan yang mencakup berbagai peran di ekosistem tenis, mulai dari pemain, pelatih, hingga ballboy.
ITS menyediakan redeem rewards yang nantinya setiap poin yang didapat dari turnamen atau kode referral dapat ditukarkan dengan berbagai item melalui merchant partner.
Agar ITS lebih dikenal kalangan luas, maka platform tersebut diperkenalkan secara resmi ajang CX Indonesia Fest 29 Oktober lalu.
"Peluncuran ini menjadi penanda penting, di mana untuk pertama kalinya sebuah produk ekosistem olahraga di Indonesia dirancang sepenuhnya dengan pendekatan dan framework Customer Experience," ujar Donny Widyanto selaku Founder CX PRO Indonesia.
"Selama ini kita selalu bicara soal penerapan CX di berbagai sektor industri seperti perbankan, retail, telekomunikasi dan sebagainya. Dan saat ini kami ingin memberikan bukti nyata bahwa CX bisa hidup di mana saja, bahkan di lapangan tenis," sambungnya.
Ide ITS ini lahir dari observasi CX PRO Indonesia terhadap pain point komunitas tenis amatir. Perjalanan pemain yang terputus, tidak adanya sistem level yang adil, dan minimnya apresiasi atas partisipasi. Dengan menerapkan Customer Journey Mapping, ITS merancang ulang pengalaman tersebut menjadi sebuah loop yang berkelanjutan seperti permainan, poin, dan ranking.
"Misi kami di CX PRO Indonesia sangat jelas, kami ingin membuktikan bahwa dengan pendekatan customer experience yang seamless, kita bisa membangun industri olahraga yang lebih adil, lebih berkelanjutan, dan lebih humanis. Hari ini kita mulai dari tenis, besok kita akan bawa prinsip Every Role Moves You Forward ini ke cabang olahraga lainnya. Karena di ekosistem yang kami bangun, tidak ada yang tertinggal, semua bergerak maju bersama," demikian Donny.
Video: Kalahkan Atlet Profesional, Robot Tenis Meja 'Ace' Cetak Sejarah
(mrp/yna) ... Tautan telah disalin indonesia tennis society tenisAnda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
https://sport.detik.com/sportstyle/d-8732095/mengenal-indonesia-tennis-society-wadah-untuk-petenis-amatir-ri
Comments
0 comment