- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram/timnasindonesia
VIVA - Nasib kurang menyenangkan harus dialami kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, bersama Ajax Amsterdam. Setelah sempat dipercaya sebagai penjaga gawang utama, Paes kini lebih banyak menghabiskan waktu di bangku cadangan sejak kedatangan Marc-Andre ter Stegen.
Situasi tersebut terlihat dari minimnya kesempatan bermain yang didapat Paes pada kompetisi Eredivisie 2026/2027. Dari 10 pertandingan Liga Belanda yang telah dijalani Ajax, kiper berusia 28 tahun itu baru mendapatkan kesempatan tampil satu kali.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Padahal, Paes sebelumnya menjadi pilihan utama di bawah mistar Ajax. Kesempatan tersebut didapat setelah kiper pinjaman Liverpool, Vitezslav Jaros, mengalami cedera lutut pada Februari 2026.
Paes mampu memanfaatkan peluang tersebut dengan baik. Ia kemudian dipercaya tampil secara reguler hingga akhir musim 2025/2026 dan membantu Ajax mengamankan tiket kompetisi Eropa.
Kepercayaan terhadap Paes berlanjut pada awal musim 2026/2027, termasuk ketika Ajax menjalani kualifikasi UEFA Conference League. Namun, situasinya berubah setelah klub asal Amsterdam tersebut mendatangkan Ter Stegen dari Barcelona pada Agustus 2026.
Kedatangan Ter Stegen Mengubah Nasib Maarten Paes
Pengalaman Ter Stegen yang pernah menjadi kiper utama Barcelona dan Timnas Jerman membuat persaingan di posisi penjaga gawang Ajax semakin ketat.
Pelatih Ajax kemudian lebih sering memberikan kepercayaan kepada kiper asal Jerman tersebut. Ter Stegen menjadi pilihan utama di Eredivisie, sementara Paes harus menerima peran sebagai pelapis.
Data di laman resmi Ajax menunjukkan Paes baru mencatatkan satu penampilan di Eredivisie musim ini. Sementara di UEFA Conference League, ia telah tampil dalam empat pertandingan.
Situasi ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Paes. Sebab, setelah mendapatkan kesempatan bermain secara reguler pada paruh kedua musim lalu, kini ia harus kembali berjuang untuk memperoleh menit bermain.
Baru Bawa Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Minimnya kesempatan bermain bersama Ajax datang ketika Paes baru saja melewati momen membanggakan bersama Timnas Indonesia.
Paes menjadi bagian dari skuad Garuda yang sukses menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Indonesia memastikan gelar juara setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti dengan skor 4-2 pada partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 5 Oktober 2026.
https://www.viva.co.id/bola/1939982-maarten-paes-harus-terima-kenyataan-pahit-dari-ajax-baru-main-sekali-dari-10-pertandingan-liga-belanda
Comments
0 comment