Mohammad Resha Pratama - detikSepakbola
...
Tautan telah disalin
Performa naik-turun Liverpool di Liga Inggris tak lepas dari lini serang yang masih melempem. The Reds dituntut bisa lebih tajam di depan gawang.
Liverpool akan melawat ke Selhurst Park, Minggu (8/11/2026) malam WIB nanti, dengan status unggulan. Wajar saja mengingat Liverpool kini di posisi keenam klasemen, sementara Palace terpuruk di posisi ke-19.
Tapi, patut diingat kalau Liverpool masih punya problem utama di lini serang. Sekalipun punya Alexander Isak, Bradley Barcola, Florian Wirtz, Cody Gakpo, dan Victor Munoz, Liverpool kesulitan bikin gol.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baru 11 gol dibuat dari sembilan laga berlalu, lalu mereka jadi tim terburuk kedua dalam hal eksekusi peluang emas (12) dan menciptakan peluang emas (7), cuma lebih baik dari tim promosi Coventry City.
Bahkan Liverpool sudah gagal bikin gol di tiga laga kandang liga musim ini. Padahal di Liga Champions, Liverpool sudah bikin 14 gol dari empat laga.
Hal ini disadari betul oleh Iraola yang menilai para pemainnya belum klinis dalam memanfaatkan peluang yang ada. Iraola pun menuntut para pemainnya untuk bisa mengontrol permainan saat menghadapi Palace.
"Musim yang aneh, kami bikin banyak gol di Liga Champions, tapi juga kebobolan banyak gol," ujar Iraola seperti dikutip The Athletic.
"Di Premier League, kami bikin gol lebih sedikit tapi juga kebobolannya lebih sedikit juga. Tentunya kami ingin bikin gol lebih banyak dan kebobolan lebih sedikit. Itulah tantangan kami," sambungnya.
"Ini soal mengontrol permainan tapi terkadang kami juga terlalu dominan. Kadang saat menguasai bola, dalam posisi yang bagus, kami harus menempatkan lebih banyak pemain di kotak penalti, lebih banyak peluang di kotak penalti."
"Saya rasa cara kami menyerang kotak penalti lawan harus lebih baik, terutama saat bertemu Arsenal."
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-inggris/d-8743718/lebih-tajam-dong-liverpool
Comments
0 comment