- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Instagram/baliunitedfc
VIVA - Pelatih sementara Arema FC, Andre Caldas, secara terbuka mengungkapkan bahwa penurunan mental bertanding para pemainnya menjadi faktor utama di balik kekalahan 1-3 dari Bali United pada laga pekan kedelapan BRI Super League di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026).
Dalam konferensi pers seusai pertandingan, Andre menyebutkan bahwa timnya sebenarnya sempat memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan setelah tertinggal gol pertama. Namun, situasi mental skuad Singo Edan langsung goyah ketika Bali United kembali mencetak gol kedua menjelang turun minum babak pertama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Gol pertama Bali United terjadi pada menit ke-40 dan kami punya peluang mencetak gol yang belum bisa dimanfaatkan. Namun, begitu gol kedua terjadi pada menit ke-45, saya merasa mental pemain langsung turun drastis," ujar Andre.
Pada paruh pertama tersebut, Bali United sukses memimpin dua gol lewat aksi Marko Dugandzic pada menit ke-40 dan Irfan Jaya pada menit ke-45. Andre menjelaskan bahwa jajaran pelatih sempat berupaya membenahi moral pemain serta melakukan penyesuaian strategi di ruang ganti saat jeda agar tim bisa bangkit di babak kedua.
Upaya tersebut sempat menunjukkan hasil positif dengan peningkatan determinasi di atas lapangan. Kendati demikian, Bali United kembali memperlebar jarak lewat gol Teppei Yachida pada menit ke-67. Situasi Arema makin pelik setelah Alfeandra Dewangga diganjar kartu merah pada menit ke-74.
Meski harus bermain dengan 10 orang, Arema sempat memperkecil ketertinggalan melalui gol Careca pada menit ke-79. Namun, petaka kembali datang di pengujung laga ketika Julian Guevara menyusul diusir keluar lapangan akibat kartu merah pada menit ke-90+2, memaksa Arema menyudahi pertandingan dengan sembilan pemain.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Meskipun kecewa dengan hasil minor di kandang, Andre menegaskan bahwa kegagalan ini tidak sepenuhnya dibebankan kepada para pemain. Ia memilih untuk pasang badan dan mengambil alih tanggung jawab atas hasil buruk yang menimpa timnya.
"Ini adalah momen buruk bagi kami dan menjadi pelajaran agar tidak terulang lagi. Seperti yang kalian ketahui, selama saya di sini, saya mengambil tanggung jawab," pungkasnya.
https://www.viva.co.id/bola/1940105-arema-fc-dibungkam-bali-united-pelatih-andre-caldas-sebut-mental-pemain-anjlok-usai-gol-kedua