Berita Liga Italia: Mantan kapten Inter Milan, Mauro Icardi mengaku akan mengubah caranya menghadapi momen di San Siro, termasuk kehilangan ban kapten dan cedera lutut.
Mauro Icardi menengok kembali masa-masa terakhirnya bersama Inter dalam wawancara bersama La Repubblica. Penyerang Argentina itu ditanya apakah ada hal yang akan ia ubah dari pengalamannya di klub Nerazzurri.
Icardi juga diminta mengenang derby, laga yang menurutnya sudah terasa jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan.
"Bukan apa yang saya rasakan untuk warna-warna itu, juga bukan apa yang telah saya berikan. Saya akan mengubah cara saya menangani beberapa momen, terutama di akhir. Kehilangan ban kapten sangat menyakitkan bagi saya.” ujar Icardi.
“Saya menganggapnya tanggung jawab, sumber kebanggaan. Pada periode yang sama saya punya masalah lutut, saya bermain di setiap pertandingan dengan suntikan karena rasa sakit yang besar. Fakta bahwa masalah besar itu dipertanyakan sulit diterima.”
“Hari ini saya akan bisa menjelaskan diri lebih baik dan menghadapi situasi tertentu dengan lebih jernih. Mengakuinya tidak mengurangi apa pun dari yang telah saya berikan kepada Inter. Itu berarti saya telah tumbuh."
"Pertandingan dimulai berhari-hari sebelumnya. Anda merasakannya di jalan, di tatapan orang-orang. Anda masuk ke San Siro dan paham bahwa satu gol akan mengubah banyak hal bagi banyak orang.”
“Untungnya saya mencetak beberapa, bahkan hat-trick, dan gol tak terlupakan di menit 92. Itulah emosi yang menjadi alasan seorang striker hidup: tekanan besar, ruang salah sedikit, dan suporter Anda meledak gembira."
Artikel Tag: inter milan, mauro icardi, liga italia
Terima kasih. Komentar Anda sudah disimpan dan menunggu moderasi.
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini
https://www.ligaolahraga.com/bola/mauro-icardi-menyesali-cara-dia-mengakhiri-masa-baktinya-di-inter-milan