- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/officialpersebaya
VIVA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengaku kecewa setelah timnya kalah telak 0-3 dari Persija Jakarta dalam laga pekan ke-27 Super League 2025/2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu 11 April 2026 malam.
Gol pembuka Persija tercipta melalui titik putih yang dieksekusi Allano Lima pada menit ke-16. Keunggulan tersebut kemudian diperbesar oleh Eksel Runtukahu yang mencetak dua gol di babak kedua pada menit ke-54 dan 76, memastikan kemenangan telak tuan rumah.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Tavares secara khusus menyoroti pelanggaran yang berujung penalti sebagai kesalahan fatal yang seharusnya bisa dihindari. Ia mengaku sudah mengingatkan para pemainnya dalam sesi latihan untuk tidak melakukan pelanggaran ceroboh di area terlarang.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares
Photo :- Instagram/officialpersebaya
“Momen pertama permainan itu adalah penalti yang bodoh dari pihak kami. Penalti yang aneh,” ujar Tavares dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia menambahkan bahwa kejadian tersebut sangat membuat frustrasi karena sudah dibahas sebelumnya dalam latihan.
Menurut pelatih asal Portugal itu, gol cepat dari penalti membuat Persija semakin percaya diri dalam mengembangkan permainan. Dukungan penuh suporter tuan rumah juga memperberat tekanan yang dihadapi timnya sepanjang laga.
Ia menilai anak asuh Mauricio Souza mampu memanfaatkan ruang dengan baik melalui skema transisi cepat. Persebaya, sebaliknya, dinilai terlalu banyak memberikan celah yang berujung pada ancaman berbahaya di lini pertahanan.
“Persija bermain di rumah, di stadion yang penuh dengan suporter. Lebih mudah bagi mereka. Kami memberikan ruang, dan Persija memanfaatkannya untuk membuat transisi serta ancaman,” kata Tavares.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Selain masalah pertahanan, penyelesaian akhir juga menjadi sorotan. Tavares menyebut timnya sebenarnya sempat menciptakan beberapa peluang, namun gagal dikonversi menjadi gol akibat akurasi tembakan yang kurang baik.
“Kami mendekati beberapa situasi di gawang lawan, tapi tidak menembak dengan akurasi. Kami perlu mengembangkan ini. Para pemain mencoba melakukan yang terbaik, tapi tidak sebagus yang saya harapkan,” tandasnya.
https://www.viva.co.id/bola/1891333-tavares-meledak-semprot-biang-kerok-persebaya-dihajar-persija-0-3