- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/timnasindonesia
Jakarta, VIVA –Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa membangun tim nasional bukan perkara instan. Ia bahkan secara khusus memuji pandangan pelatih anyar Timnas Indonesia, John Herdman, yang dinilainya realistis sekaligus penuh komitmen dalam menata skuad Garuda.
Pernyataan itu disampaikan Erick usai menghadiri PSSI Awards di Jakarta, Sabtu, menyusul kemenangan meyakinkan Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Erick, apa yang disampaikan Herdman dalam konferensi pers perdananya menjadi sinyal penting bahwa arah pembangunan timnas kini berada di jalur yang tepat.
Ia mengatakan bahwa Herdman menyampaikan pernyataan yang bagus, yakni membangun tim nasional tidak bisa dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan proses panjang. Erick juga menegaskan bahwa sang pelatih telah menunjukkan komitmennya, sehingga kini yang dibutuhkan adalah dukungan penuh dari semua pihak.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan Ketum PSSI, Erick Thohir
Photo :- Instagram/erickthohir
Lebih lanjut, Erick menilai Herdman juga mengingatkan bahwa performa tim nasional tidak akan selalu stabil. Ada fase naik dan turun yang harus diterima sebagai bagian dari proses.
Ia menyebut bahwa tim nasional memang bisa mengalami pasang surut, namun yang terpenting adalah memastikan adanya program yang jelas dan berkelanjutan.
Sementara itu, Herdman sendiri sebelumnya menegaskan bahwa proyek yang ia jalankan bersama Timnas Indonesia tidak bersifat jangka pendek. Sejak ditunjuk dua bulan lalu, ia sudah memetakan rencana besar hingga tiga tahun ke depan.
Pelatih asal Kanada itu menilai bahwa membangun tim harus dilakukan secara bertahap. Tidak ada hasil instan, dan seluruh proses yang dijalankan saat ini diarahkan untuk satu tujuan besar, yakni membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Kemenangan 4-0 atas Saint Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi awal yang menjanjikan bagi era kepelatihan Herdman. Erick pun menyebut hasil tersebut sebagai langkah positif, meski ia mengingatkan perjalanan masih panjang.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Ujian berikutnya akan datang saat Indonesia menghadapi Bulgaria dalam laga terakhir FIFA Series di SUGBK, Senin malam. Lawan kali ini jelas tidak mudah.
Bulgaria tercatat pernah tampil tujuh kali di Piala Dunia dan saat ini berada di peringkat 87 dunia, jauh di atas Indonesia yang masih menghuni posisi 122.
https://www.viva.co.id/bola/1888477-erick-thohir-bicara-realita-timnas-herdman-punya-misi-besar-ke-piala-dunia-2030