- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- ANTARA/RAUF ADIPATI
Jakarta, VIVA – Penjaga gawang utama Timnas Indonesia, Maarten Paes, resmi dinobatkan sebagai kiper putra terbaik dalam ajang penganugerahan bergengsi PSSI Awards 2026. Pemain yang kini merumput bersama Ajax Amsterdam tersebut berhasil memboyong penghargaan Kelme Men's Goalkeeper of The Year.
Acara malam penghargaan tersebut berlangsung meriah di Studio 6 Emtek, Jakarta, pada Sabtu malam. Paes keluar sebagai pemenang setelah unggul dari sejumlah nama besar lainnya yang masuk dalam nominasi, yakni Emil Audero, Ernando Ari, Nadeo Argawinata, dan Teja Paku Alam.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dalam pidatonya usai menerima penghargaan, Paes menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya kepada rekan-rekan sejawatnya di bawah mistar gawang.
"Saya sangat bersyukur dan saya ingin memberi selamat kepada kiper-kiper lain untuk kerja keras luar biasa mereka tahun ini," ujar Paes dilansir dari ANTARA. Ia juga mengajak seluruh elemen tim untuk terus berjuang demi negara. "Mari biarkan Garuda terbang tinggi bersama-sama dengan semangat kebersamaan dan tetap bersemangat."
Hasil Pilihan Ratusan Ribu Suara
Kemenangan Paes tidak lepas dari dukungan masif para pecinta sepak bola tanah air. Proses pemilihan PSSI Awards 2026 dilakukan melalui pemungutan suara (voting) secara daring maupun luring yang berlangsung sejak Januari hingga Maret tahun ini. Tercatat, total ada sekitar 790.000 suara yang masuk selama periode tersebut.
Meski mendapatkan penghargaan individu yang prestisius, Paes tetap menunjukkan kerendahhatiannya. Baginya, gelar ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan hasil dari kolaborasi tim yang solid.
"Menurut saya ini adalah bukti kerja keras saya, tapi ya ini selalu mengenai kerja keras tim. Jadi mari kita jadikan ini sebagai inspirasi untuk meraih lebih banyak trofi sebagai tim," tambahnya.
Bukan Soal Ego, Tapi Garuda
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menariknya, Paes menekankan bahwa persaingan sehat di posisi penjaga gawang Timnas Indonesia justru menjadi kekuatan utama, bukan ajang untuk menonjolkan ego masing-masing.
"Ini bukan tentang ego. Ini tentang proses tim. Saya senang bekerja dengan Emil, bekerja dengan Nadeo, Cahya (Supriadi), dan Ernando. Semua orang yang bekerja bersama kami, dan ini tentang lambang di dada dan Garuda," pungkas Paes menutup pernyataannya.
https://www.viva.co.id/bola/1888397-pssi-awards-2026-pesan-menyentuh-maarten-paes-usai-dinobatkan-jadi-kiper-terbaik