- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- I League
VIVA – Persebaya Surabaya mengawali putaran kedua Super League 2025–2026 dengan kemenangan meyakinkan atas PSIM Yogyakarta.
Bermain di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu 25 Januari 2026 sore, Bajul Ijo menang telak 3-0. Gol pembuka Persebaya dicetak Gali Freitas pada menit ke-35, sebelum Bruno Paraiba (74’) dan Rachmat Irianto (84’) memastikan keunggulan tiga gol tanpa balas.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua beruntun sejak pelatih Bernardo Tavares mengambil alih kursi pelatih, sekaligus memperpanjang catatan empat kemenangan beruntun Persebaya di liga.
Persebaya Surabaya
Photo :- Dok. BRI Super League
Meski puas dengan hasil akhir, Tavares menegaskan kemenangan besar tidak boleh meninabobokan tim. Pelatih asal Portugal itu menilai masih ada detail permainan yang perlu dibenahi, terutama dari performa babak pertama.
Menurutnya, Persebaya sempat kesulitan menembus organisasi pertahanan PSIM yang tampil disiplin. Beberapa peluang yang tercipta pun gagal berbuah gol karena mampu diblok pemain lawan.
“Saya bangga kepada para pemain, tetapi kami harus tetap rendah hati. Saat menang bukan berarti semuanya sudah sempurna, dan saat kalah bukan berarti semuanya buruk,” ujar Tavares kepada awak media seusai laga.
Tavares secara khusus menyoroti momen 15 menit terakhir babak pertama, ketika Persebaya dinilai memberi terlalu banyak ruang antarlini. Situasi itu memungkinkan PSIM melepaskan tembakan jarak jauh serta mengirim bola silang ke area pertahanan Bajul Ijo.
“Kami sebenarnya bisa melepaskan dua sampai tiga tembakan, tapi berhasil diblok. Lalu pada 15 menit terakhir babak pertama, kami memberi terlalu banyak ruang di antara lini. Itu membuat lawan bisa menembak dari luar kotak penalti dan mengirim banyak umpan silang. Hal itu harus kami perbaiki,” jelasnya.
Evaluasi di ruang ganti menjadi titik balik permainan Persebaya. Tavares mengungkapkan bahwa perubahan pendekatan di babak kedua membuat tim tampil lebih solid dan dominan.
“Di jeda babak pertama kami bicara bahwa kami tidak bermain cukup baik. Di babak kedua, para pemain tampil lebih baik,” kata pelatih berlisensi UEFA Pro itu.
Perubahan tersebut langsung terlihat di lapangan. Persebaya mampu mengendalikan tempo, menciptakan sejumlah peluang berbahaya, dan menambah dua gol untuk mengunci kemenangan.
https://www.viva.co.id/bola/1876264-bukan-kemenangan-sempurna-evaluasi-tavares-usai-persebaya-tekuk-psim-3-0