Timnas Indonesia Era Kluivert Dinilai Terlalu Lembek, Sumardji Beri Tugas Ini ke John Herdman

Ketua BTN Sumardji mengungkap alasan PSSI menunjuk John Herdman. Disiplin dan mental pemain Timnas Indonesia dinilai terlalu longgar di era Patrick Kluivert.

  • Tutup Menu Tutup Menu Cari Timnas Indonesia Era Kluivert Dinilai Terlalu Lembek, Sumardji Beri Tugas Ini ke John Herdman Jumat, 16 Januari 2026 - 19:00 WIB Oleh :
    Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dan anggota Exco PSSI Sumardji
    Sumber :
    • VIVA/Surya Aditiya
    Share :

    Jakarta, VIVA – Pergantian pelatih Timnas Indonesia bukan semata soal taktik dan strategi di lapangan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji mengungkapkan bahwa aspek disiplin pemain menjadi salah satu faktor krusial yang mendorong PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala baru Skuad Garuda.

    Dalam keterangannya, Sumardji menilai suasana tim nasional pada era kepelatihan Patrick Kluivert berjalan terlalu longgar. Kondisi tersebut berdampak langsung pada kedisiplinan dan mental pemain, yang menurutnya perlu segera dibenahi.

    Sumardji menyebut, kedisiplinan menjadi topik utama dalam pembicaraan awalnya dengan John Herdman. Pelatih asal Inggris itu dinilai memiliki karakter dan pendekatan yang sesuai untuk membangun kembali fondasi mental dan disiplin di tubuh tim nasional.

    Pelatih Baru Timnas Indonesia, John Herdman

    Photo :
    • 1641766

    “Kita memutuskan memilih John Herdman ini salah satu pertimbangannya adalah kedisiplinannya,” ujar Sumardji dalam program Sapa Indonesia Malam di salah satu tv swasta.

    Ia menambahkan, pembenahan disiplin tidak bisa dipisahkan dari pembangunan mental pemain. Menurut Sumardji, kedua aspek tersebut merupakan karakter dasar yang seharusnya melekat pada Timnas Indonesia dan sempat melemah dalam beberapa waktu terakhir.

    Penilaian soal lemahnya disiplin, kata Sumardji, tidak hanya terlihat pada pemain lokal. Pemain keturunan atau diaspora yang memperkuat Timnas Indonesia juga merasakan dampak dari atmosfer tim yang terlalu santai.

    “Karena kemarin boleh dikatakan ketika era Patrick Kluivert terlalu slow, terlalu rileks,” lanjut Sumardji.

    “Sehingga dampaknya juga tidak baik, baik kepada pemain diaspora maupun pemain lokal,” sambungnya.

    Ia menegaskan, tugas utama Herdman di fase awal kepemimpinannya adalah menyeimbangkan kembali kedisiplinan dan mental pemain. Jika dua aspek tersebut dapat dibangun dengan baik, Sumardji meyakini Timnas Indonesia akan memiliki kekuatan yang jauh lebih solid.

    “Itu bagian terpenting yang perlu dibenahi dan John tadi sudah menyampaikan bagaimana menyeimbangkan hal itu. Kedisiplinan menjadi kekuatan luar biasa untuk menghadapi perjalanan kita ke depan,” pungkasnya.

    John Herdman sendiri dikontrak PSSI selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun. Dalam periode tersebut, pelatih kelahiran Inggris itu dibebani target membawa Indonesia lolos ke perempat final Piala Asia 2027.

    https://www.viva.co.id/bola/1874417-timnas-indonesia-era-kluivert-dinilai-terlalu-lembek-sumardji-beri-tugas-ini-ke-john-herdman