- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- banyuwangi
- purwasuka
- gadget
- wisata
- padang
- TECHNO
- siap
- bogor
- banten
- banyumas
- NTT
- cianjur
- Jakarta
- jateng
- teknodaily
- jatim
- medan
- MADURA
- jogja
- lampung
- bali
- sulawesi
- Parenting
- semarang
- malang
- TANGERANG
- KALTIM
- Soccer
- mindset
- ceritakita
- gorontalo
- olret
- Instagram/erickthohir
Jakarta, VIVA – Asisten pelatih Timnas Indonesia, Cesar Meylan, melihat kesamaan kuat antara situasi sepak bola Indonesia saat ini dengan kondisi Kanada beberapa tahun sebelum tampil di Piala Dunia 2022. Perbandingan itu bukan tanpa dasar, melainkan berangkat dari pengalaman langsung Meylan mendampingi John Herdman membangun tim dari fase awal hingga menembus panggung dunia.
Pada periode tersebut, Herdman ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas Kanada ketika posisi mereka masih berada di peringkat 94 dunia dalam ranking FIFA. Seiring waktu, performa Kanada mengalami peningkatan signifikan hingga akhirnya lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Kini, Herdman memulai tantangan baru bersama Timnas Indonesia. Meylan menilai situasi yang dihadapi saat ini memiliki kemiripan, terutama dari sisi potensi pemain dan fase pembangunan tim. Ia menyebut antusiasme terhadap talenta lokal serta pemain Indonesia yang berkarier di Eropa sebagai fondasi penting untuk melangkah lebih jauh.
Cesar Meylan, Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Photo :- PSSI
“Saya sangat antusias dengan talenta lokal dan juga semua pemain internasional yang bermain di Eropa. Saya bisa melihat bahwa situasinya sangat mirip dengan Kanada empat sampai lima tahun lalu sebelum mereka lolos ke Piala Dunia,” ujar Meylan saat ditemui awak media dalam jumpa pers perkenalan John Herdman di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa.
Di Timnas Indonesia, Meylan memegang peran krusial sebagai arsitek kebugaran, kekuatan, dan daya tahan fisik pemain. Ia juga menjadi tangan kanan Herdman dalam memastikan para pemain berada pada level performa optimal sepanjang kompetisi.
Kemitraan Herdman dan Meylan bukan hal baru. Keduanya telah bekerja sama selama lebih dari satu dekade di level sepak bola internasional, mulai dari timnas putri Selandia Baru, timnas putri Kanada, timnas putra Kanada, hingga klub MLS Toronto FC. Pengalaman panjang itu menjadi modal utama dalam membangun fondasi tim nasional.
Meylan memiliki latar belakang sebagai ilmuwan olahraga dengan kualifikasi internasional. Ia menyandang gelar Doktor (PhD) di bidang Strength & Conditioning dari AUT University, Selandia Baru, dengan keahlian mencakup pengelolaan beban latihan, pencegahan cedera, pemulihan, serta optimalisasi performa atlet.
https://www.viva.co.id/bola/1873828-asisten-john-herdman-kondisi-timnas-indonesia-kini-mirip-kanada-sebelum-tampil-di-piala-dunia