Miris! Sriwijaya FC Tandang ke Tegal dengan Bus Sejauh 800 KM, Cuma Bawa 15 Pemain

Krisis finansial memaksa Sriwijaya FC bertandang ke Tegal menggunakan bus di Championship 2025/2026. Tanpa sponsor, operasional tim bergantung dana pribadi pengurus.

  • Tutup Menu Tutup Menu Cari Miris! Sriwijaya FC Tandang ke Tegal dengan Bus Sejauh 800 KM, Cuma Bawa 15 Pemain Senin, 12 Januari 2026 - 16:00 WIB Oleh :
    Sriwijaya FC
    Sumber :
    • ligaindonesiabaru.com
    Share :

    VIVA – Krisis finansial yang membelit Sriwijaya FC memasuki fase paling mengkhawatirkan di tengah bergulirnya Pegadaian Championship 2025/2026.

    Situasi itu tergambar jelas saat Sriwijaya FC harus menempuh perjalanan tandang ke Tegal menggunakan bus. Rombongan Laskar Wong Kito berangkat dari Palembang menuju markas Persekat Tegal untuk menjalani laga pekan ke-15 pada Sabtu 10 Januari 2026, dalam kondisi yang jauh dari ideal.

    Keberangkatan tim menggunakan transportasi darat diketahui dari unggahan pendukung di media sosial. Akun catatan.sriwijayafc menyebut rombongan Sriwijaya FC bertolak pada Rabu 7 Januari 2026 malam sekitar pukul 21.00 WIB.

    “Malam ini Sriwijaya FC berangkat menuju Tegal menggunakan bus. Tetap semangat kebanggaan,” tulis akun tersebut.

    Unggahan serupa juga dibagikan akun sriwijayafcnewss yang menyoroti keterbatasan yang harus dihadapi tim jelang laga tandang. Dalam narasinya, disebutkan bahwa pertandingan tersebut dijalani dengan segala kondisi sulit yang tengah dialami klub.

    Perjalanan darat sejauh sekitar 800 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 12 jam menjadi tantangan tersendiri bagi pemain. Kondisi fisik tim pun terancam terkuras sebelum pertandingan dimulai.

    Keterbatasan tidak berhenti di situ. Sriwijaya FC hanya membawa 15 pemain dalam rombongan. Komposisi staf juga minim, dengan dua fisioterapis dan satu kitman, tanpa kehadiran tim medis. Gambaran tersebut semakin menegaskan situasi kritis yang tengah dihadapi klub.

    Di tengah kondisi itu, pelatih kepala Budi Sudarsono tetap memastikan timnya akan turun bertanding. Meski tidak banyak memberikan penjelasan, ia menegaskan laga tetap dijalani meski situasi klub tidak ideal.

    Sorotan utama kini tertuju pada persoalan finansial klub. Direktur Olahraga PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Anggoro Prajesta, mengungkapkan bahwa seluruh dukungan pendanaan dari pemegang saham mayoritas, Alexander Rusli melalui PT Digi Sport Asia, telah berhenti sejak 31 Desember 2025.

    “Per 31 Desember Sriwijaya FC sudah tidak ada pendanaan dari Pak Alex atau Digi. Sekarang kami patungan pakai uang pribadi,” kata Anggoro saat dikonfirmasi awak media.

    Berhentinya aliran dana tersebut membuat operasional klub sepenuhnya bergantung pada dana pribadi pengurus. Anggoro menyebut pendapatan klub juga semakin minim karena tidak adanya sponsor yang menopang kebutuhan tim.

    https://www.viva.co.id/bola/1873500-miris-sriwijaya-fc-tandang-ke-tegal-dengan-bus-sejauh-800-km-cuma-bawa-15-pemain