Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Dipecundangi Barcelona?

Masa depan Xabi Alonso di Real Madrid akhirnya menemui kejelasan. Meski kembali kalah dari Barcelona untuk kelima kalinya dalam enam pertemuan terakhir,

  • Tutup Menu Tutup Menu Cari Real Madrid Pecat Xabi Alonso Usai Dipecundangi Barcelona? Senin, 12 Januari 2026 - 19:25 WIB Oleh :
    Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso
    Sumber :
    • www.realmadrid.com
    Share :

    VIVA – Masa depan Xabi Alonso di Real Madrid akhirnya menemui kejelasan. Meski kembali kalah dari Barcelona untuk kelima kalinya dalam enam pertemuan terakhir, tiga di antaranya terjadi di partai final—manajemen Los Blancos memutuskan belum akan memecat sang pelatih.

    Real Madrid sempat memutus tren negatif atas Barcelona saat menang 2-1 di LaLiga musim ini. Namun dominasi Blaugrana kembali terasa ketika tim asuhan Hansi Flick menundukkan Madrid dengan skor 3-2 pada final Piala Super Spanyol yang digelar di Arab Saudi, Minggu malam.

    Xabi Alonso sendiri baru ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada musim panas lalu, menggantikan Carlo Ancelotti. Meski baru seumur jagung, tekanan sudah mengarah kepadanya sejak akhir 2025, terutama setelah Madrid hanya meraih dua kemenangan dari delapan laga dalam rentang awal November hingga pertengahan Desember.

    Sejumlah media Spanyol kala itu mengabarkan posisi Alonso dalam bahaya. Bahkan, hasil Piala Super Spanyol disebut-sebut bakal menjadi penentu nasibnya. Madrid memang berhasil menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal, tetapi kembali tumbang di tangan Barcelona di laga puncak, meski Vinicius Junior mencetak gol spektakuler.

    Namun kekalahan tersebut ternyata belum cukup untuk mengakhiri masa jabatan Alonso. Jurnalis Spanyol yang dikenal dekat dengan Real Madrid, Jose Felix Diaz, menegaskan bahwa posisi sang pelatih masih aman.

    “Meski kalah dari Barcelona, posisi pelatih tidak dalam bahaya. Ini adalah momen untuk melakukan evaluasi dan mencari solusi atas masalah tim,” tulis Diaz dalam laporannya.

    Ia menambahkan bahwa performa Madrid di Piala Super Spanyol justru memberi Alonso ruang untuk bertahan.

    “Tidak ada ultimatum. Kekalahan di Jeddah memang tidak memperkuat posisi tim, tetapi memberi kesempatan bagi Alonso untuk terus memimpin dan memperbaiki performa,” lanjutnya.

    Menurut Diaz, manajemen Madrid menilai performa tim masih menunjukkan potensi, sehingga fokus diarahkan pada peningkatan, bukan mencari kambing hitam di kursi pelatih.

    Masalah utama yang menjadi perhatian serius adalah kondisi fisik pemain. Cedera terus menghantui skuad Madrid hampir di setiap pertandingan. Ferland Mendy cedera di semifinal, sementara Dean Huijsen mengalami masalah otot serius di laga final.

    https://www.viva.co.id/bola/1873569-real-madrid-pecat-xabi-alonso-usai-dipecundangi-barcelona