- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100kpj
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- siap terpopuler
- medan terbaik
- Soccer terupdate
- gadget
- mindset
- bogor
- TECHNO
- jogja
- jatim
- olret
- bali
- wisata
- semarang
- NTT
- Jakarta
- lampung
- banyuwangi
- purwasuka
- TANGERANG
- banten
- cianjur
- banyumas
- padang
- jateng
- sulawesi
- MADURA
- teknodaily
- malang
- ceritakita
- Parenting
- gorontalo
- KALTIM
- 100KPJ
- Intipseleb
- Sahijab
- popgames
- Istimewa
VIVA - Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) tampil dominan di Campus League Futsal Regional Bandung 2026. Mereka sukses menyapu bersih gelar juara di sektor putra dan putri setelah menuntaskan persaingan di GOR ITB Sports Center, Jatinangor, Jumat (6/11/2026).
Di sektor putra, UPI memastikan gelar juara setelah mengalahkan STKIP Pasundan dengan skor 2-1 pada partai final. Sementara tim putri UPI juga keluar sebagai yang terbaik setelah mengumpulkan 18 poin dari kompetisi yang menggunakan sistem double round robin.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Keberhasilan tersebut sekaligus memperlihatkan persaingan futsal antarkampus di Bandung yang semakin kompetitif. Head of Competition Campus League, Dave Leopold, menilai perubahan komposisi pemain setiap musim menjadi salah satu faktor yang membuat peta kekuatan tim selalu dinamis.
Menurutnya, regenerasi pemain menjadi pekerjaan penting bagi setiap kampus agar mampu mempertahankan daya saing, baik di tingkat regional maupun nasional.
"Jadi yang menarik di Campus League itu peta kekuatan timnya setiap tahun pasti berbeda karena akan selalu ada pemain-pemain yang lulus, jadi gold moment masing-masing tim berbeda. Di Bandung, UIN SGD sebagai juara nasional 2025, tahun ini kalah di semifinal regional dan melaju ke The Nationals sebagai juara ketiga Bandung, itu karena skuadnya tidak sama. Jadi uniknya main di Campus League itu adalah kalau timnya tidak bisa me-manage perekrutan pemain, akan mulai dari nol lagi," ujarnya.
Dave menambahkan, proses pencarian pemain berbakat atau talent scouting perlu dilakukan sejak tingkat sekolah menengah atas. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Campus League menghadirkan kompetisi antarsekolah di setiap regional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami melihat bahwa perlunya regenerasi. Makanya kami coba kasih pilihan sekolah yang terbaik dari masing-masing regional untuk pelatih-pelatih tim kampus melakukan talent scouting, kami sediakan semua datanya. Sementara untuk para pelajar, kami ingin mereka melanjutkan kuliah setelah lulus SMA. Dengan mereka berprestasi di futsal, membuka kans mendapat beasiswa. Kami juga bisa membantu cari kampus yang memang buka jalur beasiswa dari olahraga seperti futsal ini," jelasnya.
UPI Bangkit dan Taklukkan STKIP Pasundan di Final Putra
https://www.viva.co.id/bola/1941752-campus-league-futsal-bandung-2026-lahirkan-juara-5-tim-amankan-tiket-the-nationals